Apa Itu Azali ??

Apa Itu Azali ??

Azali adalah sebuah konsep teologis dan filosofis yang berarti “tidak berawal atau tidak mempunyai permulaan”. Istilah Azali dalam bahasa arab mengandung pengertian sama dengan istilah “Qadim”, yang biasanya diikuti dengan istilah “Baqa” yang berarti kekal, atau “tidak bermula dengan masa dan tidak berakhir dengan waktu”.
Kaum teolog sepakat mengatakan bahwa Allah Swt sebagai Khaliq haruslah bersifat Azali atau Qadim, artinya ada sejak
dahulu tanpa permulaan. Dia berbeda dengan alam, ya’ni makhluk yang bersifat hadist (ada permulaannya). Bagi kaum Asy’ariyah tidak hanya zat Allah Swt yang bersifat Azali atau Qadim tetapi sifatnya yang berdiri diluar zatnya juga bersifat qadim.
Oleh kaum “Mu’tazilah” yang meniadakan ada sifat bagi Allah Swt berdiri diluar zat, dipandang sebagai paham yang membawa pada banyaknya yang Qadim (Ta’adud Al Qudama’). Paham ini tidak dapat diterima oleh konsep tauhid dalam teologi islam. Untuk mengatasi hal ini, kaum Asy’ariyah mengatakan bahwa sifat itu bukanlah tuhan, tetapi tidak pula lain dari Tuhan.
Kaum teolog, seperti disebutkan diatas mengatakan bahwa alam sebagai makhluk haruslah bersifat hadist (artinya tidak bisa bersifat Qadim), tetapi para filosof berpaham sebaliknya, yaitu alam juga bersifat Azali atau Qadim kata mereka. Paham filsafat ini berpangkal dari pemikiran mereka : “tidaklah mungkin ada Sesutu dari ketiadaan”.
Ada yang mengatakan “sesungguhnya Tuhan yang wajib wujudnya dengan sendirinya, karena Allah bersifat Azali atau Qadim, alam juga haruslah bersifat Qadim”. Paham Filsafat ini diserang habis oleh Imam Al-Ghazali. Ia mengatakan bahwa paham ini telah membawa kepada kekufuran.
Istilah “Azali” sering pula dikenal dalam pembicaraan tentang Taqdir atau Qadha dan Qadar. Dalam paham taqdir kaum Asy’ariyah mengatakan bahwa nasib manusia telah ditakdirkan oleh allah Swt sejak Azali. Artinya ketentuan Allah Swt yang merupakan realisasi dari sifat Qudrat dan Iradatnya pada manusia telah ditentukan sejak Azali. Muhammad Abdul Karim Syahratsani, seorang pengikut paham Asy’ariyah, mengatakan bahwa semua nasib manusia telah ditetapkan Allah Swt sejak Azali dan telah tertulis di Lauh Mahfudh (catatan tentang ketentuan yang telah ditetapkan Allah Swt). Semua itu akan terwujud sesuai dengan ketentuan yang telah ada tanpa ada perubahan atau pergantian sedikit pun.
Hay tamuku,Trimakasih sudah membaca Apa Itu Azali ?? ,Silahkan bagikan artikel Apa Itu Azali ?? kepada teman anda!
Share on :
 

Poskan Komentar

jangan lupa di coment !!!!

 
Support : Al-Fata | Ijal Mantap |
Copyright © 2013. Goresan ijal mantap - All Rights Reserved
Di Design Ulang Oleh I Template Blog Published by I Template Blog
Proudly powered by Blogger